Posted by Ferdynand Purba on Tuesday, February 9, 2010
Under: News
San Francisco (ANTARA News) - Para pengguna Internet mulai Kamis (5/2)
dapat "menjelajahi" kehidupan dasar samudera berkat bertambahnya
layanan fitur peta "Google Earth".
Selain itu, layanan fitur
peta interaktif dunia maya ini juga membantu mereka yang tertarik
dengan sejarah Perang Dunia II dengan beragam foto pengeboman kota-kota
Eropa.
"Fitur gambar bersejarah itu memberi orang perspektif unik tentang
kejadian-kejadian masa lalu dengan memakai teknologi pemetaan terkini,"
kata Laura Scott dari Google Eropa seperti dilaporkan AFP.
Dengan adanya layanan fitur gambar Perang Dunia II ini, warga dunia
dapat semakin memahami sejarah Eropa dengan "cara baru" dan belajar
lebih banyak tentang dampak perang terhadap pembangunan kota-kota di
Eropa, katanya.
Termasuk dalam layanan baru Google Earth itu adalah foto-foto tentang
35 kota Eropa yang diambil tahun 1943 serta kondisi kota Warsawa yang
didera perang tahun 1935 dan 1945.
Para pengguna Google Earth juga dapat langsung melihat perbandingan kondisi kota saat perang dengan kondisinya saat ini.
Foto-foto itu mengingatkan orang pada dampak dahsyat perang terhadap
penduduk kota dan kemampuan hebat manusia membangun kembali lingkungan
perkotaannya yang hancur, kata Scott.
Bagi para pengunjung Google Earth yang menggemari kehidupan bawah laut,
mereka kini dimanjakan dengan tur yang dilengkapi narasi oseanografer
ternama "National Geographic", Sylvia Earle.
Mereka juga dimanjakan dengan koleksi video tentang keunikan alam
sekitar dan kehidupan binatang laut, seperti paus "humpback".
Berbagai foto dan video kehidupan bawah laut itu disumbangkan para
fotografer, naturalis, lembaga pemerintah dan non-pemerintah ke fitur
"penjelajahan bawah samudera" yang diluncurkan Google Earth setahun
lalu.
(R013/B010)
In : News
Tags:
google earth