Media-media Jepang kritik keterlambatan presiden Toyota, Akio Toyoda, dalam berikan respon
Hal itu terkait penarikan besar-besaran produk perusahaan otomotif terbesar dunia sekaligus ikon korporat Jepang tersebut.
Toyoda, cucu pendiri Toyota yang mulai memimpin perusahaan Toyota
Motor Corp, Juni lalu, baru muncul di hadapan media Jumat malam waktu
Nagoya. Dia meminta maaf atas persoalan pedal gas yang membuat 4,5 juta
mobil Toyota ditarik pertengahan Januari lalu.
Munculnya Toyoda di hadapan para reporter di kantor perusahaan di
Nagoya muncul di tajuk utama surat-surat kabar terkemuka Jepang, tanpa
pujian. “Kata-kata tidak cukup,” tulis harian bisnis populer Nikkei
dalam halaman editorial. “Kemampuan manajemen krisis perusahaan harus
diperiksa dengan cermat,” lanjut Nikkei.
“Benar-benar terlambat,” sebut surat kabar nasional Asahi. “Seluruh
dunia menyaksikan bagaimana Toyota bisa dengan rendah hati belajar dari
serangkaian kegagalan belakangan ini dan memproduksi mobil yang aman,”
tulis Asahi.
Dalam konferensi pers kemarin, Toyoda berjanji untuk meningkatkan
kontrol kualitas dan mengatakan akan memimpin komite khusus untuk
meninjau pemeriksaan kualitas.
Selain itu, dia juga berjanji akan menindaklanjuti keluhan pelanggan
dan mendengarkan saran para ahli dari luar Toyota untuk melakukan
perbaikan.